Halaman
Jumat, 06 April 2018
Rabu, 04 April 2018
PROGRAM SEKOLAH
Program Sekolah
A. SASARAN Sasaran merupakan kegiatan yang spesifik yang harus dilakukan untuk mencapai hasil dari suatu program. Berikut ini diuraikan sasaran dari program sekolah di SDN Rejasa dalam jangka menengah
A. SASARAN Sasaran merupakan kegiatan yang spesifik yang harus dilakukan untuk mencapai hasil dari suatu program. Berikut ini diuraikan sasaran dari program sekolah di SDN Rejasa dalam jangka menengah
Bidang kesiswaan
a. Adanya penambahan siswa, rata-rata setiap tahunnya minimal 5 orang siswa
b. Dalam waktu 4 tahun ke depan terbantunya siswa yang kurang mampu secara ekonomi rata-rata 10 orang pertahunnya
c. Adanya kesadaran orang tua siswa dan masyarakat peduli pendidikan yang secara bersama-sama memperhatikan pendidikan anaknya jangan sampai putus sekolah
d. Meningkatnya kehadiran siswa rata-rata 85 % menjadi minimal 97%
e. Terperhatikannya siswa yang mempunyai kecerdasan tinggi maupun rendah

a. Adanya penambahan siswa, rata-rata setiap tahunnya minimal 5 orang siswa
b. Dalam waktu 4 tahun ke depan terbantunya siswa yang kurang mampu secara ekonomi rata-rata 10 orang pertahunnya
c. Adanya kesadaran orang tua siswa dan masyarakat peduli pendidikan yang secara bersama-sama memperhatikan pendidikan anaknya jangan sampai putus sekolah
d. Meningkatnya kehadiran siswa rata-rata 85 % menjadi minimal 97%
e. Terperhatikannya siswa yang mempunyai kecerdasan tinggi maupun rendah
f. Terbinanya siswa yang mengulang kelas dari kelas I s.d VI
g. Adanya perhatian khusus bila terdapat siswa yang putus sekolah
2. Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran
a. Guru SDN Rejasa mampu dalam membuat dan merencanakan sistem pembelajaran sesuai dengan tuntutan KTSP
b. Guru lebih terarah dan mudah melaksanakan pembelajaran bila mempunyai silabus dan rencana pembelajaran
c. Sesuainya isi silabus dengan rencana pembelajaran dan kegiatan belajar mengajar
d. Pembelajaran akan lebih baik dan berhasil bila mempergunakan sistem pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (Pakem)
e. Semua guru mampu menggunakan media atau alat peraga dalam pembelajaran di kelas
f. Diraihnya prestasi akademik dalam lomba mata pelajaran matematika dan IPA (Lomba MIPA) serta mata pelajaran lainnya
g.Tercapainya nilai maksimal untuk mata pelajaran PKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, dan IPS dari kelas I s.d VI
h. Tercapainya kelulusan 100% bagi siswa kelas VI pada setiap tahunnya
i. Semua siswa yang lulus dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi (SLTP) atau yang sederajat.
j. Semua siswa yang berbakat olahraga dan seni dapat meraih prestasi minimal masuk dalam peringkat 3 besar tingkat kecamatan atau kabupaten
k. Terbinanya siswa yang berbakat olahraga dan seni.
a. Guru SDN Rejasa mampu dalam membuat dan merencanakan sistem pembelajaran sesuai dengan tuntutan KTSP
b. Guru lebih terarah dan mudah melaksanakan pembelajaran bila mempunyai silabus dan rencana pembelajaran
c. Sesuainya isi silabus dengan rencana pembelajaran dan kegiatan belajar mengajar
d. Pembelajaran akan lebih baik dan berhasil bila mempergunakan sistem pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (Pakem)
e. Semua guru mampu menggunakan media atau alat peraga dalam pembelajaran di kelas
f. Diraihnya prestasi akademik dalam lomba mata pelajaran matematika dan IPA (Lomba MIPA) serta mata pelajaran lainnya
g.Tercapainya nilai maksimal untuk mata pelajaran PKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, dan IPS dari kelas I s.d VI
h. Tercapainya kelulusan 100% bagi siswa kelas VI pada setiap tahunnya
i. Semua siswa yang lulus dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi (SLTP) atau yang sederajat.
j. Semua siswa yang berbakat olahraga dan seni dapat meraih prestasi minimal masuk dalam peringkat 3 besar tingkat kecamatan atau kabupaten
k. Terbinanya siswa yang berbakat olahraga dan seni.
Sabtu, 31 Maret 2018
HARI GURU NASIONAL 2018
Ucapan Hari Guru 2018. Kumpulan Ucapan Gambar Hari Guru Nasional 2018/2019. Bukan guru yang menjadi orang pertama yang berhak merayakan hari guru, peringatan hari guru memang ditujukan untuk semua guru yang ada di Indonesia namun yang merayakannya bukanlah guru, tidak lain para murid secara sadar dan ikhlas memperingati untuk guru mereka, namun dari jutaan murid yang ada di Indonesia tidak semua mengingat hari bahagia ini.
Bahkan hanya sebagian kecil saja yang rela mengorbankan tenaga, pikiran dan uang pribadi untuk memberikan kejutan di hari peringata guru, entah kenapa semakin lama kedekatan antara guru dan siswa terasa memiliki batas, padahal jika ingat pada jaman dulu ikatan guru dan murid seperti anak kepada orang tua.
Mungkin orang lain yang bukan sanak keluarga yang paling peduli pada kita adalah Guru, memperhatikan tanpa peduli lelah, bahkan mereka para guru rela menelantarkan anaknya sendiri demi para murid, betapa besar perjuangan seorang guru untuk mendidik kita. Jika dibandingkan antara HAK dan Kewajiban sebagai seorang guru mungkin lebih banyak Kewajiban yang di dahulukan ketibang HAK mereka.
Guru sekuat tenaga mencerdaskan para siswanya jika para murid berlaku tidak sopan ia tidak segan untuk memberikan hukuman, namun berbeda dengan siswa hukuman yang diberikan oleh guru dianggap sebagai pelanggaran HAM berat, tidak jarang banyak guru yang dilaporkan ke Polisi oleh siswa, bayangkan padahal mereka berjuang hanya untuk para muridnya.
Entah kita dari salah satu yang mengingat jasa guru atau menjadi jutaan orang yang sudah melupakan jasa seorang guru di sekolah, tinggal tergantung kita, kapan lagi kalau bukan hari ini memberikan senyum kecil di pipi tua guru kita. Entah hanya sebuah ucapan, atau hanya peluakan hangat sambil mengucapkan selamat hari guru tersayang.
Mengucapkan hari guru bukalah kewajiban untuk murid namun lebih pada kesadaran mungkin dari sekian banyak guru yang pernah kita temuai ada saja guru favorite dalam hidup kita yang selalu kita idolakan, bahkan cara mereka menjadi contoh bagi kehidupan kita masa depan, tidak ada salahnya jika kita mengucapkan satu atau dua patah kata untuk guru yang kita cintai, mungkin itu tidak akan berarti apa-apa namun senyum di wajahnya akan sangat bernilai bagi mereka.
Bahkan hanya sebagian kecil saja yang rela mengorbankan tenaga, pikiran dan uang pribadi untuk memberikan kejutan di hari peringata guru, entah kenapa semakin lama kedekatan antara guru dan siswa terasa memiliki batas, padahal jika ingat pada jaman dulu ikatan guru dan murid seperti anak kepada orang tua.
Mungkin orang lain yang bukan sanak keluarga yang paling peduli pada kita adalah Guru, memperhatikan tanpa peduli lelah, bahkan mereka para guru rela menelantarkan anaknya sendiri demi para murid, betapa besar perjuangan seorang guru untuk mendidik kita. Jika dibandingkan antara HAK dan Kewajiban sebagai seorang guru mungkin lebih banyak Kewajiban yang di dahulukan ketibang HAK mereka.
Guru sekuat tenaga mencerdaskan para siswanya jika para murid berlaku tidak sopan ia tidak segan untuk memberikan hukuman, namun berbeda dengan siswa hukuman yang diberikan oleh guru dianggap sebagai pelanggaran HAM berat, tidak jarang banyak guru yang dilaporkan ke Polisi oleh siswa, bayangkan padahal mereka berjuang hanya untuk para muridnya.
Entah kita dari salah satu yang mengingat jasa guru atau menjadi jutaan orang yang sudah melupakan jasa seorang guru di sekolah, tinggal tergantung kita, kapan lagi kalau bukan hari ini memberikan senyum kecil di pipi tua guru kita. Entah hanya sebuah ucapan, atau hanya peluakan hangat sambil mengucapkan selamat hari guru tersayang.
Mengucapkan hari guru bukalah kewajiban untuk murid namun lebih pada kesadaran mungkin dari sekian banyak guru yang pernah kita temuai ada saja guru favorite dalam hidup kita yang selalu kita idolakan, bahkan cara mereka menjadi contoh bagi kehidupan kita masa depan, tidak ada salahnya jika kita mengucapkan satu atau dua patah kata untuk guru yang kita cintai, mungkin itu tidak akan berarti apa-apa namun senyum di wajahnya akan sangat bernilai bagi mereka.
Jumat, 30 Maret 2018
Pentingnya Menanamkan Karakter Positif Sejak Dini
Pentingnya Menanamkan Karakter Positif Sejak Dini
Kedudukan karakter dalam perjalanan setiap manusia sangat penting sekali. Bahkan pembentukan karakter sejak dini akan sangat menentukan bagaimana seseorang dalam menjalani hidupnya. Siapapun dia, apapun profesinya, ketika memiliki karakter positif, tentu akan lebih baik dari pada yang tidak memiliki karakter. Maka dari itu, penanaman karakter positif ini sangat diperlukan sejak dini agar bisa menjadi modal mereka dalam mengarungi perjalanan hidup yang sangat berat.
Rabu, 28 Maret 2018
KATA OPERASIONAL TAKSONOMI BLOOM
Taksonomi
Bloom merujuk pada taksonomi yang dibuat untuk tujuan pendidikan. Taksonomi ini
pertama kali dibuat oleh Benjamin S. Bloom pada tahun 1956. Dalam hal ini,
tujuan pendidikan dibagi menjadi beberapa domain (ranah, kawasan) dan setiap
domain tersebut dibagi kembali ke dalam pembagian yang lebih rinci berdasarkan
hierarkinya.
Tujuan
pendidikan dibagi ke dalam tiga domain, yaitu:
Cognitive
Domain (Ranah Kognitif), yang berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek
intelektual, seperti pengetahuan, pengertian, dan keterampilan berpikir.
Affective
Domain (Ranah Afektif) berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek perasaan
dan emosi, seperti minat, sikap, apresiasi, dan cara penyesuaian diri.
Psychomotor
Domain (Ranah Psikomotor) berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek
keterampilan motorik seperti tulisan tangan, mengetik, berenang, dan
mengoperasikan mesin.
Beberapa
istilah lain yang juga menggambarkan hal yang sama dengan ketiga domain
tersebut di antaranya seperti yang diungkapkan oleh Ki Hajar Dewantoro, yaitu:
cipta, rasa, dan karsa. Selain itu, juga dikenal istilah: penalaran,
penghayatan, dan pengamalan.
Dari
setiap ranah tersebut dibagi kembali menjadi beberapa kategori dan subkategori
yang berurutan secara hierarkis (bertingkat), mulai dari tingkah laku yang
sederhana sampai tingkah laku yang paling kompleks. Tingkah laku dalam setiap
tingkat diasumsikan menyertakan juga tingkah laku dari tingkat yang lebih
rendah, seperti misalnya dalam ranah kognitif, untuk mencapai “pemahaman” yang
berada di tingkatan kedua juga diperlukan “pengetahuan” yang ada pada tingkatan
pertama.
Berikut
ini adalah kata kerja operasional menurut teori Bloom
Kamis, 22 Maret 2018
VISI DAN MISI SEKOLAH
VISI DAN MISI SDN PANUA
Visi SDN Panua
" Terwujudnya manusia terdidik,memiliki pengetahuan dan keterampilan, berbudi pekerti luhur berdasarkan keimanan dan ketakwaan"
Misi SDN Panua
- Melaksanakan pembelajaran yang efektif dan kondusif
- Meningkatkan kompetensi profesionalisme pendidik dan peserta didik
- Meningkatkan prestasi siswa didalam bidang akademik dan non akademik
- Meningkatkan kesadaran bersikap dan berprilaku bagi peserta didik
- Meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui kegiatan keagamaan
Minggu, 02 Maret 2014
UPACARA BENDERA
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Untuk kali ini ane mau nge share tentang Upacara Bendera di sekolah nih gan, Jangan kan upacara ya gan, denger hari ini atau besok hari SENIN aja kita sudah mengeluh wkwkwk tetapi ada sebagian orang juga jika ia ingin upacara dia justru semangat, ( Ini baru nih jiwa pahlawan hehe ) Tapi ada juga gan yang Deg-deg an lantaran ia sebagai pemimpin baru upacara , waduh pasti agan ngerasin kan gimana rasaynya jika ingin memimpin upacara ? haha
okenih gan langsung ajadeh nih gan gausah pake basa basi ane kasih tau Pengertian, Maksud, Dan Tujuan Upacara Bendera:
Kenapa sih kita harus melakukan upacara bendera setiap hari senin, yang sering kita akukan pada jaman sekolah dulu di SD, SMP sampai SMA,, disini sedikit Pengertian, maksud dan tujuan upacara bendera tiap hari senin :
TATA UPACARA BENDERA (TUB)
ARTI
Tata : mengatur, menata, menyusun
Upa : rangkaian
Cara : tindakan, gerakan
Jadi Tata Upacara Bendera adalah tindakan dan gerkan yang dirangkaikan dan ditata dengan tertib dan disiplin. Pada hakekatnya upacara bendera adalah pencerminan dari nilai-nilai budaya bangsa yang merupakan salah satu pancaran peradaban bangsa, hal ini merupakan ciri khas yang membedakan dengan bangsa lain.
SEJARAH
Sejak zaman nenek moyang bangsa Indonesia telah melaksanakan upacara, upacara selamatan kelahiran, upacara selamatan panen.
DASAR HUKUM
1. Pancasila
2. UUD 1945 (tentang Sistem Pendidikan Nasional)
3. Inpres No. 14 tahun 1981 (tentang Urutan Upacara Bendera)
MAKSUD DAN TUJUAN
a. untuk memperolah suasana yang khidmat, tertib, dan menuntut pemusatan perhatian dari seluruh peserta, maka disusunlah petunjuk pelaksanaan kegiatan ini.
b. menjadikan sekolah memiliki situasi yang dinamis dalam segala aspek kehidupan bagi para siswa, guru, pembina dan kepala sekolah. Sehingga sekolah memiliki daya kemampuan dan ketangguhan terhadap gangguan-gangguan negatif baik dari dalam maupun luar sekolah, yang akan dapat mengganggu kelancaran proses belajar mengajar di sekolah.
Langganan:
Postingan (Atom)
Taksonomi bloom
Popular Posts
-
Program Sekolah A. SASARAN Sasaran merupakan kegiatan yang spesifik yang harus dilakukan untuk mencapai hasil dari suatu program. Berikut ...
-
Ucapan Hari Guru 2018. Kumpulan Ucapan Gambar Hari Guru Nasional 2018/2019. Bukan guru yang menjadi orang pertama yang berhak merayakan ha...





